percaya ramalan? oh, NO!


menurut lampu ajaib........
Hubungan Anda mungkin juga akan mengalami perubahan, namun ke arah yang lebih baik. Untuk yang single, pertemuan dengan pria baru akan mengubah hidup Anda.


Akhir-akhir ini masyarakat kita (khususnya masyarakat dunia maya) begitu gencar nge-like, follow, RT RW Lurah Camat dll situs-situs dan akun-akun yang menyediakan/memberikan informasi tentang ramalan. Nah lho, sebenernya ramalan itu apa sih?


Nubuat, atau ramalan/nujuman, dalam pengertian luas, adalah prediksi mengenai peristiwa-peristiwa yang akan datang. Istilah ini dalam bahasa Inggris adalah prophecy. Di Indonesia, secara awam istilah "nubuat" banyak dipakai di lingkup pewahyuan dalam Ketuhanan (agama/kepercayaan), sedangkan istilah ramalan/nujuman lebih banyak digunakan dalam lingkup prediksi nasib masa depan ( selengkapnya klik ini http://id.wikipedia.org/wiki/Nubuat )

Yang secara simple, bahwa ramalan itu adalah; prediksi, kemungkinan, belum tentu, masih insyaaAllah (itu juga kalau Allah beneran ngizinin hehe) tentang umur, jodoh, rezeki, karir atau pun masa depan, sampai yang paling anyar di tahun 2012 lalu. katanya sih, tanggal 22 Desember 2012 itu kiamat. tapi nyatanya? kasih sayangNya yang berupa nikmat hidup, iman dan Islam (InsyaaAllah) masih bisa kita rasakan sampai saat ini. tapi sayangnya, di era modern ini banyak orang yang masih mempercayai ramalan. padahal bila ditinjau dari segi agama (khususnya Islam) perbuatan ini termasuk ke dalam salah satu bentuk dosa besar (syirik) dan termasuk amalan jahiliyah (zaman kebodohan). juga menurut penelitian, orang yang percaya pada ramalan termasuk orang-orang yang mudah dibohongi dan diberi janji palsu. ow owww....

Ramalan "dibaca" lewat bermacam cara, ada yang dengan melihat rasi bintang (yang kita kenal dengan zodiak), bentuk wajah, garis tangan, jenis rambut dll. Dari situ biasanya orang yang membacanya seakan tersugesti, langsung nyama-nyamain dengan keadaannya saat itu dan dijadikanlah sebagai pedoman untuk menghadapi hari-hari selanjutnya "wah iya banget nih", "oh jadi gw cocoknya kerja di air" (maksudnya jadi nelayan hehe). kalau ramalannya pas bagus dia langsung nge-like, retweet, komen atau minimal senyum-senyum sendiri tapi kalau passs jelek langsung cari pembenaran, mellow, gak bisa tidur. Boleh percaya aja atau percaya banget orang yang sudah sekali percaya ramalan akan kena yang namanya syndrome ketagihan! kalau gak baca, gak ngintip sehari seolah-olah hidupnya gak punya arah (halah, lebay). 

Padahal kalau kita tinjau secara hukum agama, 

مَنِ اقْتَبَسَ عِلْمًا مِنَ النُّجُومِ اقْتَبَسَ شُعْبَةً مِنَ السِّحْرِ زَادَ مَا زَادَ
"Barangsiapa mengambil ilmu perbintangan, maka ia berarti telah mengambil salah satu cabang sihir, akan bertambah dan terus bertambah.” HR. Abu Daud no. 3905, Ibnu Majah no. 3726 dan Ahmad 1: 311. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut hasan

لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَطَيَّرَ أَوْ تُطُيِّرَ لَهُ أَوْ تَكَهَّنَ أَوْ تُكُهِّنَ لَهُ أَوْ سَحَّرَ أَوْ سُحِّرَ لَهُ
Bukan termasuk golongan kami, siapa saja yang beranggapan sial atau membenarkan orang yang beranggapan sial, atau siapa saja yang mendatangi tukang ramal atau membenarkan ucapannya, atau siapa saja yang melakukan perbuatan sihir atau membenarkannya.” HR. Al Bazzar dalam musnadnya.

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ
Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah” (QS. An Naml: 65)

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً
Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim no. 2230). Ini akibat dari cuma sekedar membaca.

see? sudah sangat jelas bahwa agama melarang tindakan mempercayai ramalan. iya kalau kita percayanya sendirian. biasanya sih tangan langsung gatel tuh buat nerusin. bener apa bener? nah kan mulai senyum-senyum. ketahuan ya? :)

Padahal segala rahasia yang ada di langit dan bumi ini adalah perkara Allah Ta'ala. hanya DIA yang mengetahuinya. Segala keadaan kita detik ini dan yang di kemudian hari itu adalah qada' dan qadarnya. ada baiknya, sebagai manusia yang beragama dan memiliki Tuhan yang Maha Segala-galanya, pasrahkanlah semuanya; hidup-mati kita padaNya. dan ingat, Allah itu sesuai prasangka hambaNya. jadi kalau mau dikaruniakan kehidupan yang baik, berprasangkalah yang baik, padaNya. jalani segala perintahNya; wajib (bagus ditambah dengan sunnahNya) dan jauhi segala laranganNya. akur? :)

kesempurnaan hanya milik Allah dan kekurangan adalah milik saya. Semoga ada manfaat yang bisa didapat dari tulisan ini, sekalian mau minta tolong nih. Minta tolong untuk saling mengingatkan. Deal ya? Yuk sama-sama kita raih JannahNya :)

Eva Saraswaty

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar