Berniaga dengan Allah, Menjadi "Pengabdi Allah"

Nikmati bersama suasana Jogja~

Mungkin saya salah satu orang beruntung yang bisa merasakan kebenaran dari lirik lagu Kla-Project berjudul "Yogyakarta" itu. Kebersamaan di kota yang "Berhati Nyaman", itulah tagline nya. Kota yang penuh dengan kehangatan, kental sekali kekeluargaannya, ramah dan...haa sulit diungkapkan dengan kata-kata klise :')

Dua minggu sudah saya berada di sini. Dengan menggembol cita-cita, amanah, juga harapan.. Bermodal keyakinan dan Bismillaah :').. Kesempatan luar biasa yang Allah titipkan untuk saya bisa sedikit demi sedikit menapaki jalan menuju visi besar saya. Ya, di sini. Di Yogyakarta.

Saking menikmatinya berada di "Kota Pelajar" ini saya sampai lupa kalau saya punya utang untuk bercerita tentang nikmatnya menjadi "Karyawan Allah", dengan berjubahkan sebagai agen di salah satu komunitas luar biasa, bernamakan Makelar Sedekah (selanjutnya akan saya singkat menjadi KMS) *sambil memutar lagu berjudul "Sedekah" yang dibawakan oleh Opick*

Sebuah komunitas yang didirikan oleh seorang pengusaha yang keren dengan bisnisnya yang luar biasa dan kiprahnya di dunia twitter yang cetar membahana! Siapa beliau? Ya siapa lagi kalau bukan Mas Agus Pramono alias Masmono :D *sungkem*

Sebelumnya, saya mau cerita sedikit nih ya. Boleh kan? Boleh dong! Ini blognya siapa? Pasti boleh! Ya, kan? #maksa #nyengir

Berawal dari event spektakuler yang saya ketahui dari DP BBM seorang teman, yaitu acara Milad 1 Komunitas Makelar Sedekah. Karena saya tipikal orang yang agak kepo, saya pun bertanya-tanya banyak tentang acara tersebut. Terlebih, saya tahu kalau di salah satu rangkaian acaranya ada tausiyah dari Ustadz Yusuf Mansur dan Ustadz Felix Siauw. Jujur, karena belum familiar dengan KMS, akhirnya saya memutuskan untuk hadir karena pingin ketemu langsung dan belajar dengan dua sosok Ustadz luar biasa ini. Selebihnya? Gak ada haha #peace

Dengan mengajak dua orang sahabat; Alvia dan Syafta, saya pun mengikuti rangkaian acara Milad 1 KMS ini dengan begitu excited. Niat awal yang hanya mau ikut kajian tausiyah, berubah menjadi keinginan untuk bisa bergabung menjadi salah satu bagian dari KMS. Dan itulah Allah, selalu menuntun kita pada hal-hal yang memang kita butuhkan. Dari slide kegiatan KMS, panitia menampilkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan KMS selama setahun terakhir. Seperti mendapatkan "aha!" moment, saya jatuh cinta dengan komunitas ini :')

Saya mengisi lembar formulir untuk kebersediaan menjadi agen KMS. Satu per satu kegiatan di KMS saya ikuti. Sharing Bisnis, Baksos di Telukjambe (Karawang Barat) dan daerah padat penduduk Pedongkelan, jaga stand merchandise KMS di beberapa acara besar, Jum'at Berbagi (JumBer), mengawal riyadhah bagi penerima beasiswa pendidikan, menyalurkan santunan untuk target kesehatan (pasien dhuafa yang dibantu biaya pengobatannya oleh KMS) dan lain sebagainya.

Bisa dibilang, bergabung di KMS menjadi proses titik balik saya dalam mengenal dan lebih mendekat kepada Allah. KMS mengajarkan kalau mau urusan kita dimudahkan Allah, yang harus kita lakukan adalah dengan memudahkan urusan orang lain. Dan itu yang saya pegang erat-erat sampai detik ini :)

Memang betul jika ada yang mengatakan bahwa Allah akan menuntun diri kita pada apa-apa yang kita niatkan, yang ada di hati kita. Dan menjadi agen KMS membuka kesempatan-kesempatan luar biasa lainnya dalam hidup saya. Menjadi jebolan ToT Komunitas Anti Miras batch pertama, bergabung menjadi keluarga besar STIFIn, Inspirator Academy dan lain-lain yang karena keterbatasan saya, tidak bisa saya sebutkan semua. Allah dekatkan saya dengan hal-hal baik, perkumpulan/komunitas baik dengan orang-orang baik di dalamnya dan In Syaa Allah membentuk diri saya menjadi jauuuuh lebih baik. Walllahualam Bishshawaab..

Saya niatkan diri saya agar menjadi manfaat untuk banyak orang, terutama agama saya. Teringat dulu ketika saya sedang begitu letih akan padatnya aktivitas, saya hanya berdiam diri  di kamar. Kemudian ibu saya masuk untuk meminta bantuan saya mengurus kegiatan Posyandu bulanan di rumah Ketua RT. Dengan ogah-ogahan saya menolak halus permintaan beliau. Dan tanpa diduga beliau berkata, "Tenaga yang kita punya itu harus jadi manfaat, Va.. Bukan cuma buat diri sendiri tapi juga buat orang lain". Kata-kata sederhana itu menampar saya dan rasanya begitu membekas. Terimakasih, Mama :)

Alhamdulillaah.. Alhamdulillaah.. Alhamdulillaah...

Tanggal 18 Januari 2014 ini, KMS akan menggelar syukuran acara Milad ke-2. Artinya, sudah hampir setahun saya mengenal dan nyemplung di komunitas luar biasa ini. Berkah selalu untuk KMS, untuk Masmono selaku founder, UYM selaku penasihat, para agen yang sangat luar biasa dalam usahanya mengabdi pada Allah lewat ummat, para donatur yang atas kepercayaannya, bersedia menitipkan sebagian rezekinya untuk kemudian kami salurkan.

Tak lupa, pesan luar biasa yang sempat saya dan teman-teman di KMS terima dari Ustadz Anwar Sani, beliau mengatakan bahwa "Kalau kita kerja sama orang, yang ngegaji bos kita kan? Nah ini teman-teman yang ngegaji langsung Allah" Masyaa Allah.. Jangan ragu untuk berbuat baik, cari terus ladang pahala, karena..........

"Perniagaan yang tidak akan pernah merugikan adalah berniaga dengan Allah" :)

sign up di www.KomunitasMakelarSedekah.com | follow @MakelarSedekah

Eva Saraswaty

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar