Yeay! YTA #7 Hari Pertama (part 2) #Last



Well.. Udahan break ishomanya, kita lanjutin nih ya keseruan YTA di hari pertamanya hahaha (aslinya break ishomanya cuma satu jam kok, gak berhari-hari kayak sequel blog ini :P)

Tapi, sebelum masuk ke materi selanjutnya di sesi ketiga kali ini, kita gerak-gerakkin badan dulu laaaah.. Biasa kan, penyakit abis makan N-G-A-N-T-U-K! hihi.. stretching sedikit, turunin dulu nasinya, ayamnya, kerupuknya.. ~(._. )/ ~(._.)~ \( ._.)~  


Nah, di sesi ketiga ini.. Materi disampaikan oleh seorang trainer muda yang super duper kece! Usianya baru 23 tahun, tapi prestasinya segudang broh! Beliau adalah Mas Adi Triasmara, tapi biasa dipanggil “Dimas”. Sudah ya, gak usah dipermasalahkan “kok bisa”nya, nanti panjang :’D
ini dia Mas Dimas (Adi Triasmara)! sorry, i've no his pict in action @ YTA #7 ^^v

Mas Dimas menyampaikan materi tentang bagaimana caranya membuat MATERI yang EFEKTIF dan sangat rapi terstruktur hihi ya iyalaaah secara beliau ini orang Thinking Extrovert :D gaes, pernah gak sih kamu mengikuti sebuah seminar atau training yang display materinya awut-awutan? Intinya, kurang eye-catching lah. Pernah? Gimana? Slidenya terlalu penuh dengan tulisan kayak rangkuman daftar mantan? Atau komposisi gambar dengan tulisannya numpuk-numpuk kayak lemak di perutmu? Aduh.. Gak banget kan tuh? 

Padahal sebenarnya…

“Materi pelatihan TERBAIK tidak lahir secara kebetulan, mereka diciptakan dengan KESUNGGUHAN”
 
Beliau membocorkan formulanya, yaitu dengan “OPSI”. Apa itu OPSI? Kalau dijabarkan, OPSI ini adalah O(rang)-P(enelitian)-S(truktur)-I(si). Yang merupakan metode untuk menyusun sebuah mareri pelatihan yang berdampak ^^
Yuk mariiii kita jabarkan satu per satu ^^

Pertama O --> Orang
Sebagai seorang trainer, atau penyampai materi, kita harus tahu nih; Bagaimana cara seseorang dalam berpikir dan belajar (seseorang cenderung menyukai informasi yang TERSUSUN dengan BAIK, nyaman belajar dengan DURASI 20-30 menit --> that’s why di dalam sebuah pelatihan kita kudu menyelipkan yang namanya gimmick; bisa berupa game singkat atau apapun yang sifatnya mengembalikan kenyamanan dan menstabilkan tingkat fokus audience dst), selain itu kita juga harus tahu, bagaimana biasanya seseorang bisa termotivasi dan ber-reaksi. Pastikan kita sebagai pemateri bisa TERLIHAT JELAS oleh semua peserta/audience.
Kedua P --> Penelitian
Ini nih yang penting. Gak sedikit loh, pemateri yang secara keilmuannya belum memadai. Ia tak begitu menguasai materi yang disampaikan, dan lebih parahnya gak bisa membedakan karakteristik peserta trainingnya. Sederhananya, ada pemateri yang menyampaikan materi untuk peserta usia Sekolah Dasar dengan gaya Perguruan Tinggi. Berasa banget deh tuh garingnya hihi. Padahal, sebagai pemateri kita harus tahu bagaimana kondisi audience saat ini dan apa kondisi ideal yang diharapkan bisa didapat setelah mengikuti training. Kita harus paham apa output dan apa saja “gap” yang ada. Betul apa betul? ;)

Ketiga S --> Struktur
Sebuah materi presentasi yang efektif ketika memenuhi ketiga ini; Why, What dan How-nya. Yang kalau dibahas lebih lanjut, Why adalah kondisi (audience) saat ini, apa saja konsekuensi atas keadaan saat ini dan bagaimana solusinya. Sedangkan What, adalah tentang penjelasan yang pemateri bisa sampaikan pada audience beserta CONTOHnya. Dan How, adalah pengulangan, call to action dan kesimpulan yang bisa ditarik dari training tsb.

Keempat I --> Isi
Nah ini juga krusial nih. Kita sebagai pemateri kan kudu fleksibel ya? Bukan hanya soal pembawaan secara diri, tapi juga penampilan materi. Percaya deh, penyajian materi secara menarik bisa bikin audience MELEK lho. Mereka akan merasa sayang kalau melewatkan slide demi slidenya.

Duh, benar-benar ilmu yang MAHAL kaaaan? *wink*
Sayangnya, itu dulu materi yang bisa disampaikan oleh Mas Dimas. Berhubung sudah waktunya break sholat Ashar dan ngeteh-ngeteh lucu gitu, sesi ketiga ini harus ditutup. Tapi gak masalah, di luar training kita para peserta masih diperbolehkan kok kalau mau konsul ataupun diskusi dengan Mas Dimas buat curi ilmunya lebih banyak lagi #yippiiieee

Dan berakhirnya sesi ketiga, beres coffee break dan sholat Ashar, berarti tanda kita harus masuk kembali untuk mengikuti sesi training terkahir di hari pertama ini. Biasanya kalau jam-jam mendekati waktu pulang ini adalah jam kritis nih. Sudah seharian menyerap ilmu, otak mulai lelah dan pikiran sudah mulai tu terbayang-bayang nikmatnya selonjoran (ah itu mah elu aja, Va! Haha)
Etapiiiii.. Gak ada waktu untuk nguap! Gak ada waktu buat capek! Capeknya, ngantuknya, muka muka oon nya ntar dulu! Karena materi di sesi keempat ini kembali diisi oleh Mas trainer yang mengisi di sesi pertama. Siapa beliau? Yak, betul! Mas Maradhika Malawa!! Haha.. 

Nah, di sesi terakhir ini Mas Dhika menyampaikan materi yang gak kalah pentingnya dengan materi-materi sebelumnya. Di sesi ini, Mas Dhika membongkar ke kita semua tentang pemilihan Kata-kata, Intonasi dan Fisiologis seorang trainer. Ketiga hal ini sama pentingnya dan saling melengkapi ketika kita mempersembahkan sebuah materi pada peserta pelatihan kita. Jadi, kudu seimbang nih. Kata-kata (diksi) yang dipakai sudah bagus, Fisiologis (gesture) oke, tapi Intonasi (penekanan) katanya kurang pas, bisa jadi beda lho diterimanya. Begitupun seterusnya. 

Beliau juga ngajarin kita tentang mikro ekspresi dan berbagai hal yang bisa kita “baca” dari gerakan tubuh seseorang. Dengan mikro ekspresi, kita bisa tahu lho seseorang itu bicara jujur/bohong, dan dari gerakan tubuh seseorang kita bisa ngerti dia ini sedang dalam kondisi nyaman atau enggak. Keren kan? Hihi..

Ada sebuah game yang menarik di sesi ini. Pada sesi ini, kita duduk berpasangan dan saling berhadapan. Orang pertama boleh bertanya APA SAJA, dan orang kedua WAJIB MENJAWAB. Game nya bergantian. Kita latihan membaca mikro ekrpresi di sini. Yang nantinya kita akan tahu, ketika kita bertanya dan dia menjawab, bagaimana ekspresi yang bahkan sangat tipis ditampakkan, terutama dari gerakan bola mata. Jadi ketahuan deh, jawabnya jujur/enggak, sesuai kenyataan atau dibuat-buat :P

Gak terasa gaes, training hari pertama sudah berakhir. Huhu.. Saatnya untuk pulang ke rumah masing-masing untuk yang pulang, dan kembali ke kamar untuk yang menginap. Sedih karena ternyata waktu cepet banget berlalu, tapi apa daya, tubuh yang letih juga harus segera diistirahatkan supaya hari kedua besok, bisa ON lagi^^


Pssstt, di hari kedua akan ada pertandingan penuh ketegangannya lho.. akan ada lima orang terpilih yang mewakili kelompok masing-masing untuk unjuk gigi di Speak-Up Contest! Jadi, tetap pantau blog saya ya untuk tahu keseruan kami di "Young Trainer Academy batch 7" di hari kedua ya! Sayounaraaaaaa :D

Eva Saraswaty

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar