Let's DISCOVER our own best TREASURE!

Tak bisa dipungkiri, setiap manusia akan mengalami yang namanya fase pencarian jati diri. Fase di mana kita ingin lebih mengenal “siapa diri kita”. Fase di mana kita mulai memikirkan jawaban atas tiga pertanyaan sederhana namun bisa sangat kompleks untuk dijawab. Ketiga pertanyaan tersebut, antara lain:

1.       Siapa Aku?
2.       Darimana Aku?, dan
3.       Mau ke mana Aku?

Mengapa fase pencarian jati diri terasa begitu penting? Ini dikarenakan pada setiap diri manusia ada keinginan untuk terus bertumbuh ke arah yang lebih baik, mengoptimalkan sisa usia yang masih diamanahkan. Termasuk saya sendiri. Di usia saya yang bisa dibilang termasuk usia transisi dari remaja ke dewasa ini tak juga membuat saya “puas” atas diri saya. Saya yakin masih banyak hal yang bisa saya gali dan kembangkan lagi. Begitu pula dengan Anda, bukan?

 
Mengapa kita perlu mencari dan menemukan sang jati diri? Karena sejatinya jati diri itu sendiri bisa diibaratkan seperti HARTA KARUN. Harta karun yang terpendam jauh di dalam diri kita masing-masing. Tak akan ada artinya jika ia tetap terpendam atau terkubur dalam. Ia haruslah dicari, digali dan ditemukan.


Bagaimana caranya???


Selanjutnya pertanyaan itulah yang mungkin secara spontan melompat keluar dari pikiran kita. Bagaimana caranya kita mencari sesuatu yang sebenarnya sudah ada di dalam diri kita sendiri? Bagaimana caranya agar ia bisa keluar dan menjadi hal paling berharga yang kita miliki di dunia ini dan menjadi manusia paling bahagia atas kekayaan tersebut?

Mudah saja. Yang kita perlukan adalah dengan meluangkan waktu untuk sejenak bertafakur. Merefleksikan pada diri kita masing-masing perihal jawaban atas tiga pertanyaan yang saya lemparkan di awal tulisan ini. Tanyakan pada hati kecil kita. Berperanlah sebagai sahabat terbaik dari bagian terjujur dalam diri kita tersebut.



Tanyakan, tanyakan dan tanyakan terus sampai jawaban itu kita temukan. Tenang, tidak perlu terburu-buru. Karena hanya hati yang tenang lah yang mampu menerima ilham. Dan sesuatu yang sedang kita lakukan ini bukanlah sekadar menyiapkan bekal untuk perjalanan yang singkat. Lebih dari itu, jawaban-jawaban tersebut nantinya bisa kita jadikan pedoman untuk bekal perjalanan panjang kehidupan kita, in syaa Allah. Tenang, karena hanya syaitan yang mengerjakan sesuatu dengan terburu-buru^^








Let’s DISCOVER our own TREASURE. Good luck! :)

Eva Saraswaty

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar