Aku Air dan Kamu Pohon

Banyak hal di dunia ini yang mampu direncanakan tetapi tak berakhir pada kenyataan yang diidamkan.
Kata-Nya, aku air dan kamu adalah pohon. Tanpa perjanjian namun tak ragu untuk saling menyepakati. Tugasku mudah, cukup tetap berada di dekatmu agar kau terus tumbuh, besar dan kokoh.
Aku air dan kamu adalah pohon. Dua unsur yang berbeda namun saling mengikat. Adanya aku akan bernilai jika kamu ada. Pun denganmu. Ya, tidak ada perjanjian namun kita saling sepakat.
Jika ku ikuti egoku, aku ingin mengalir saja. menembus tiap jengkal sari tanah dengan sekuat tenaga atau mencari saluran agar dapat mengalir bebas dan cepat sampailah ku pada muara yang luas.
Tetapi tidak, tidak seperti itu kata-Nya, bukan?
Aku air dan kamu adalah pohon. Tujuanmu bukan menjelajah di dasar bumi, kamu ingin menjulang tinggi ke langit. Melihat indahnya alam dari sudut pandangmu
Tanpa perjanjian, namun saling terikat
Hingga pada akhirnya aku tersadar bahwa; aku adalah air yang keruh dan kamu adalah sebuah pohon kaktus

Eva Saraswaty

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar