Waktunya Membumikan "Generasi Berdaya"



Beberapa waktu lalu, gue iseng bikin polling di fitur instagram story. Gue nanya ke teman-teman follower gue, tentang penilaian mereka terhadap kebermanfaatan diri mereka untuk masyarakat banyak. Apakah mereka; merasa sudah cukup bermanfaat atau merasa masih jauh dari kata “bermanfaat”



Dan yang mengejutkan adalah, hasil polling yang gue dapet perbandingannya seperti di bawah ini :






Gue, bersama 94% follower gue lainnya merasa bahwa diri kita ini masih jauh banget dari kata bermanfaat. Walau gue yakin, setiap orang pasti mengupayakan dirinya untuk bisa turun tangan sesering-seringnya, bermanfaat seluas-luasnya dengan apa yang bisa dilakukan, sekecil dan seringan apapun itu.



Apalagi, ada sebuah hadits yang mengatakan kalau sebaik-baiknya manusia adalah ia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya (:



Nyatanya, kita harus sadar, kalau di era saat ini, sangat memungkinkan seseorang menjadi sangat individualis. Terlebih karena di era yang semakin canggih saat ini, di saat kita bisa mengakses apapun dari seluruh yang ada di dunia ini hanya dengan sebuah benda kecil sebesar genggaman tangan kita. Ya, betul. Benda itu yang biasa kita sebut sebagai HP.



Ada yang pernah mengibaratkan bahwa HP adalah sesuatu yang bisa menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh. Karena terkadang, kita lebih asyik memantau layar HP kita untuk scroll tab Instagram, nyetatus di Facebook atau berbalas komentar di Path. Kita sedikit mengabaikan sesuatu yang jelas-jelas terasa, yang ada di dekat kita.



Saat sedang silaturahim dengan keluarga saja misalnya, banyak di antara kita yang lebih asyik mengutak-ngatik Hpnya. Alih-alih “Quality Time”, tapi pada kenyataannya kita malah meng-individualis berjamaah.



Anyways...



Dari pemikiran sederhana yang datang dari kondisi yang sebetulnya kompleks itulah, akhirnya, Qadarullah gue memutuskan bergabung dengan tiga orang sahabat gue lainnya yang gue kenal dari salah satu pelatihan pengembangan diri untuk sama-sama membangun dan membesarkan sebuah Training Center yang diberi nama “Generasi Berdaya”. Berangkat dari kegelisahan kami, terutama sang pendiri, Mas Dimas (Adi Triasmara) kami pun menyamakan juga menyatukan visi.



Memantapkan Cita, Mewujudkan Daya dan Menghasilkan Karya



Benarlah rasanya kalau ada yang mengatakan bahwa kita selalu akan “tertarik” pada sesuatu yang se-frekuensi dengan kita. Karena pada awalnya, gue pribadi lagi “galau-galau”nya. Galau kenapa? Ya karena gue kayak merasa menemukan kembali yang sebetulnya nggak asing buat gue, tapi cukup lama gue “abaikan”. Gue biarkan dan nggak gue seriusin.



Akhir bulan Oktober lalu, Alhamdulillah gue berkesempatan ikut pelatihan untuk bisa menjadi MC yang keren. Diprakarsai oleh seorang trainer kece bernama Mas Dinar Apriyanto. Training nya memang Cuma dua hari, tapi rasanya sepulangnya bikin gue galau berhari hari.



Gue mulai mikir, sedikit membatin dan mungkin kemudian tergolong menjadi doa haha




 “Ya Allah, gue pernah terjun ke dunia ini, dunia per-MC-an dua tahun lalu. Salah satu dunia yang bisa bikin gue cukup happy ngelakuinnya. Nah trus ini kan abis ikut pelatihan super keren, dan nggak mungkin sesuatu terjadi dalam hidup ini tuh kebetulan. Pasti udah Allah rencanain. Sayang nih kalau ilmu nya nggak dipraktikkin”




Dan ajaib. Allah super ajaib! Nggak pakai lama, Dia ngejawab kegalauan gue. Mas Dimas nge-whatsapp gue, waktu gue lagi salat Maghrib. Doi ngajak gue buat gabung jadi timnya. Ngerasa kayak mimpi dan disodorin durian monthong hahaha. Gue yang awalnya ragu (ragu sama kemampuan gue sendiri), akhirnya Bismillah, nerima ajakan Mas Dimas dengan hati lapang insyaAllah.



Let me tell you in short ya. Generasi Berdaya merupakan sebuah gerakan yang kami kemas dalam bentuk “Training Center” dengan memegang tiga visi utama; Cita, Daya dan Karya. Bagaimana kita bisa merumuskan CITA-cita kita, Menentukan cara untuk mengoptimalkan potensi diri dengan DAYA yang kita punya, kemudian merencanakan KARYA terbaik untuk masa depan.



Kami fokus pada TIGA PROGRAM UTAMA (lagi-lagi tiga. Allah suka sesuatu yang ganjil btw), yaitu; Public Speaking, Creative Writing dan Leadership. Yang insyaAllah kami niatkan sebagai sesuatu manfaat yang bisa kami bagikan, dari apa yang memang Alhamdulillah telah kami dapat. Kami memang belum expert, apalagi gue pribadi. Tapi kami yakin berbagi tidak perlu menunggu sampai semuanya sempurna, kan? (:

  

Siapa yang menjadi sasaran utama kami? Tentu saja para pemuda. Usia di mana kegalauan diri sedang klimaks-klimaksnya, dan bisa jadi tujuan hidup sedang samar-samarnya. InsyaAllah, kami berdiri di garda terdepan untuk menjadi partner terbaik.



Dan yang membuat gue merasa gue berada di “atap” yang tepat adalah, gue di sini bersama Mas Dimas, Mas Saesar dan Saskia. Orang-orang yang sangatttt positif. Ide-ide, karya-karya yang biasanya menjadi topik utama saat kita ngumpul. Bukan ngomongin hal-hal nggak jelas yang minim manfaat. Gue merasa tiap detik yang gue lakuin bareng temen-temen di GenB adalah sesuatu yang berkah insyaAllah.


 
Our happy faces, after launching our pride "Generasi Berdaya" at SMART Ekselensia, Bogor in Dec, 1st 2017. Left to right; Mas Saesar, Saskia, Mas Dimas and of course you know who's the lady at the right side haha


Mereka pun termasuk orang-orang yang sangat suportif. Gue merasakan betul, mereka adalah orang-orang yang selalu ngepush gue buat bisa ngelakuin sesuatu dengan baik, sesuai track yang gue jalanin. Dan yang seru adalah, momen ketika kita meet up. Selain ngomongin program, kami biasanya menyelipkan sesi sharing. Satu per satu dari kami dipersilakan untuk sharing kurang lebih lima menit, untuk nyeritain hal menarik yang kita dapetin selama rentang waktu kami lagi “sendiri-sendiri”.



Dan buat gue, yang kayak gitu penting banget sih buat kita maintenance semangat kita. Buat saling kasih kekuatan dan supaya kita bisa sama-sama lebih baik tanpa julid-julidan. Bener-bener energy charger banget! MasyaAllah, Alhamdulillah. Ku bangga dengan kalian, orang-orang hebat GenB!



Oh ya, kalau kalian mau kami bantu menyukseskan acara kalian lewat pelatihan yang berkaitan dengan Public Speaking, Writing (tulis-menulis) dan Leadership. Dengan senang hati kami terima “say hi” dari kalian lho (:



Dan kalau mau jauh lebih dekat juga kenal dengan kami, kalian bisa buka www.generasiberdaya.com atau follow Instagram kami di @generasiberdaya



Doakan kami sehat selalu dan apa yang kami niatkan, kami lakukan, senantiasa demi mengharap ridho Allah untuk bisa lebih berdaya dan meninggalkan karya. Salam Berdaya! ^^

SMART Ekselensia, JUARAAAAA!!!



sehabis mengisi di FKM UI untuk kelas Public Speaking
masih di FKM

Pelatihan Leadership untuk anak-anak di SMP Atisa Dipamkara

Eva Saraswaty

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar